Calvin College Apresiasi Harmoni Candi Kimpulan dan Kampus UII

info

Keberadaan Candi Kimpulan di kampus terpadu UII memang selalu menyajikan sisi unik. Bangunan candi yang identik dengan peribadatan agama Hindu ternyata mampu berdiri selaras di tengah kampus yang bernuansa Islami. Terlebih candi tersebut nampak begitu terawat dan tertata dengan baik bersama bangunan di sekelilingnya. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi mahasiswa asing yang berkunjung ke UII. Sebagaimana tergambar dalam kunjungan mahasiswa asing dan staf pengajar dari Colven College, Amerika Serikat pada Kamis pagi (12/1). Kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai kegiatan untuk lebih memahami tentang keragaman budaya dan eksotisme alam di Indonesia.

Sekitar 20 mahasiswa Calvin College yang tiba di Gedung Perpustakaan Moh. Hatta UII disambut oleh Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi, S.IP., MA. Turut hadir dalam kesempatan ini, Direktur DPKA UII, Hangga Fathana, S.IP., B.Int.St., MA. Rombongan selanjutnya diajak berkeliling dan melihat-lihat perpustakaan UII sebelum memasuki museum dan Candi Kimpulan.

Karina Utami Dewi memberi penjelasan kepada para tamu tentang ihwal penemuan candi yang merupakan ketidaksengajaan. Candi tersebut ditemukan di tengah pembangunan perpustakaan UII pada tahun 2009. Karena penemuan candi, desain bangunan perpustakaan akhirnya diubah sehingga dapat mengakomodasi keberadaan candi.

calvin-studentexchange

Daniel Haryono selaku pimpinan rombongan tamu menjelaskan Candi Kimpulan dan UII merupakan salah satu destinasi yang ditunggu-tunggu bagi mahasiswa Calvin College yang tengah berkunjung ke kota Yogya. Hal ini bukan tanpa alasan sebab destinasi ini memiliki makna khusus yang dapat memberi pelajaran bagi mahasiswa yang diajaknya.

Di hadapan para mahasiswa Calvin College, ia menerangkan bahwa toleransi dan keberagaman merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. “Seperti kita lihat kampus Islam seperti UII dapat menghargai, melestarikan, dan merawat keberadaan Candi Hindu. Ini merupakan salah satu nilai toleransi yang patut diapresiasi”, katanya. Ia berniat dapat mengajak para mahasiswanya secara berkala mengunjungi tempat tersebut.

Kunjungan ini sendiri bukan kali pertama bagi Calvin College. Di tahun sebelumnya, kampus asal kota Michigan, Amerika Serikat itu juga telah mengirimkan para mahasiswanya untuk berkunjung ke UII. Calvin College merupakan kampus yang berdiri pada tahun 1876 dan membawa semangat reformasi protestan. Saat ini, kampus tersebut menyediakan 100 bidang studi mulai dari teknik, sains, hingga seni dan pendidikan. Terdapat lebih dari 4.000 mahasiswa dari 55 negara yang menempuh studi di kampus itu.

sumber : uii.ac.id