SEMATA UII 2017

SEMATA UII 2017

Semangat Ta’aruf 2017 atau yang biasa disebut dengan SEMATA, adalah nama ospek Fakultas Ekonomi UII. Kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan pada tanggal 25, 26, 27 Agustus 2017 di kampus FE UII. Acara ospek fakultas ini dinamakan Semangat Ta’aruf dengan harapan mahasiswa-mahasiwi baru memiliki semangat untuk mengenal tempat dimana mereka menimba ilmu, isinya, lingkungannya, termasuk orang-orang di dalamnya, seperti teman-teman mereka, kakak tingkat, dosen, staff kampus, dan yang lainnya sehingga teman-teman mahasiswa baru terbantu dengan pengenalan tersebut untuk kegiatan perkuliahan.

Tema yang diusung pada SEMATA 2017 kali ini adalah “Optimalisasi Peran dan Fungsi Mahasiswa sebagai Intelektual Progresif dengan Menanamkan Nilai-Nilai Dasar Pola Pikir Demi Mewujudkan Pribadi Pembaharu”. Tema ini diusung dengan harapan mahasiswa baru dapat mengoptimalisasikan peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change, agent of social control, iron stock dan moral force. Agent of change berarti mahasiswa tidak hanya sebagai penggagas perubahan, tetapi juga menjadi objek atau pelaku dari perubahan tersebut. Selain agent of change mahasiswa juga memiliki peran dan fungsi sebagai agent of social control yaitu ketika di dalam lingkungan masyarakat terjadi hal yang ganjil, maka mahasiswa ikut turun tangan dalam masalah tersebut, dengan hal tersebut maka menumbuhkan jiwa kepedulian sosial karena kita sebagai mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat. Kemudian mahasiswa sebagai iron stock berarti mahasiswa seorang calon pemimpin bangsa masa depan yang akan menggantikan generasi yang telah ada. Yang terakhir adalah mahasiswa sebagai moral force yaitu Mahasiswa dalam kehidupannya dituntut untuk dapat memberikan contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat.

Dalam tiga hari pelaksanaan SEMATA, kegiatan yang dilakukan merupakan kegiatan yang syarat akan nilai-nilai peran dan fungsi mahasiswa tersebut tanpa adanya unsur kekerasan. Kenapa? Karena dalam pelaksanaannya SEMATA ini dipenuhi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan seperti pada hari pertama dilakukan pemberian materi oleh orang-orang hebat, tour kampus dan yang lainnya. Pada hari kedua tidak kalah seru dengan hari pertama, pada hari kedua diadakan kolaborasi antar jamaah untuk membangkitkan semangat teman-teman mahasiswa baru. Pada SEMATA kali ini terdapat 22 jamaah yang kemudian dibagi menjadi dua untuk tampil kolaborasi. Pada hari ketiga diisi dengan kegiatan hiburan yang lebih banyak dengan didatangkannya par seniman muda asal Yogyakarta, karena pada rangkaian acara SEMATA kali ini mengusung suasana penyambutan mahasiswa baru dengan hal yang berkaitan dengan tema Yogyakarta.

Berakhirnya hari ketiga tersebut bukan berarti pengenalan atau ta’aruf ikut selesai. Karena setelah kegiatan SEMATA selesai pengenalan yang sesungguhnya barulah dimulai. Teman-teman mahasiswa baru, mulai mengenal kehidupan kampus yang sesungguhnya setelah kegiatan perkuliahan dimulai dengan bekal informasi yang didapatkan pada saat SEMATA tersebut. Sehingga teman-teman mahasiswa baru yang mengikuti SEMATA tidak terlalu asing dengan kehidupan kampus yang sangat berbeda dengan kehidupan sekolah sebelumnya. Disinilah teman-teman mahasiswa baru harus menguji dirinya untuk tetap eksis dan menjadi pribadi yang lebih aktif dan berguna untuk lingkungan disekitarnya. Karena sesungguhnya sesuatu tidak akan berubah jika bukan diri kita sendiri yang mengubah keadaan tersebut.

sumber : http://kopmafeuii.com/semangat-taaruf-2017/

Kuliah Perdana UII, Gerbang Pertama Menjadi Insan Ulil Albab

Kuliah Perdana UII, Gerbang Pertama Menjadi Insan Ulil Albab

kuliah perdana uii

Tidak seperti hari-hari biasa, Auditorium Kahar Muzakkir, kampus terpadu UII pada Senin pagi (14/8) ramai oleh keberadaan ribuan anak muda berseragam hitam putih. Mereka tidak lain merupakan mahasiswa baru UII angkatan 2017/2018. Ribuan mahasiswa baru dari berbagai ragam jurusan tersebut datang dalam rangka mengikuti kuliah perdana UII. Bagi sivitas akademika, kuliah perdana merupakan momen istimewa penanda bahwa mereka telah memasuki gerbang perguruan tinggi sebagai mahasiswa. Menurut Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum.,Ph.D, tahun ini sebanyak 4.760 orang resmi diterima sebagai mahasiswa baru UII.

“Saudara merupakan insan pilihan dan terbaik. Karena untuk masuk UII harus bersaing ketat dengan 23.518 pendaftar lainnya. Kiranya keberhasilan ini akan memotivasi untuk terus memberikan yang terbaik selama belajar di UII,” ungkap Nandang Sutrisno mengawali sambutannya. Angka ini, menurutnya, menunjukkan masih besarnya kepercayaan masyarakat kepada UII.

Khusus pada momen kuliah perdana tahun ini, tema yang diangkat adalah “Mahasiswa Penuh Prestasi, Pemimpin Masa Depan Negeri”. Menurut Rektor, tema ini sangat relevan kondisi dan tantangan yang dihadapi oleh generasi muda saat ini.

“Dalam beberapa dekade ke depan, Indonesia diprediksi menjadi salah satu kekuatan ekonomi penting dunia bersama India dan China. Ekonomi Indonesia diprediksi mampu bertengger di posisi lima di 2030 dan di posisi empat pada 2050 mendatang. Siapkah saudara menyambut era tersebut”, Tanya Rektor.

Untuk menyambut era tersebut, Indonesia perlu mempersiapkan para pemimpin dan profesional masa depan yang handal, berintegritas, berkompetensi, inovatif serta berdaya saing tinggi. Nandang Sutrisno menambahkan bahwa generasi dengan kriteria itu tidak hadir secara instan namun harus dipersiapkan dari sekarang melalui proses pendidikan.

“Saudara dapat mempersiapkannya semenjak di bangku kuliah. Saudara telah memilih tempat kuliah yang tepat karena UII memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi para mahasiswanya yang ingin berkembang dan berprestasi”, ujarnya.

Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Fadjar Maharika, IAI melaporkan komposisi mahasiswa baru UII terdiri dari 50,29% di antaranya adalah laki-laki dan 49,71% perempuan. Dari jumlah tersebut, asal daerah mahasiswa baru UII mewakili dari seluruh provinsi di Indonesia sehingga UII ibarat miniatur Indonesia. Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat masih menjadi provinsi penyumbang jumlah mahasiswa baru terbanyak.

“Alhamdulillah di antara kita juga terdapat sembilan orang mahasiswa baru yang diterima melalui Program Hafiz Alquran”, tambah Ilya Maharika.

Sementara itu, materi kuliah perdana mahasiswa baru UII angkatan 2017 disampaikan Dr. Handry Satriago, selaku Chief Executive Officer, General Electric (GE) Indonesia.

PELATIHAN SEM DENGAN AMOS DAN SMART PLS

PELATIHAN SEM DENGAN AMOS DAN SMART PLS

Assalamualaikum warahmatullah wabaraktuh

bagi anda yang sedang mengolah data untuk tesis maupun disertasi, ikutilah pelatihan SEM dengan AMOS dan SMART PLS yang diadakan oleh Pusat Pengkajian Statistika Ekonomi dan Bisnis FE UII dan akan dibersamai oleh dua pembicara yakni Agus Widarjono Ph.D dan  Dr.Zainal Mustofa El Qodri yang sudah mumpuni dalam olah data menggunakan SEM

sem-amos-smart-pls

Segera hubungi CP diatas untuk melakukan pendaftaran, dan konfirmasi pembayaran.

Wasssalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

700 Jamaah Semarakkan Gerakan UII Cinta Subuh

700 Jamaah Semarakkan Gerakan UII Cinta Subuh

Sebanyak 700 jamaah memadati Masjid Ulil Albab, kampus terpadu UII pada 8-9 April 2017. Ratusan jamaah tersebut sengaja berkumpul di masjid guna mengikuti MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) dan Gerakan UII Cinta Subuh yang diinisiasi oleh Takmir Masjid Ulil Albab di bawah bimbingan DPPAI (Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam) UII. Jamaah yang hadir didominasi oleh pemuda dari kalangan mahasiswa baik UII maupun non UII dan umum. Acara ini disemarakkan dengan pengajian yang dibawakan oleh Muzammil Hasballah, ST (Quran Reciter sekaligus Arsitek Muda professional lulusan ITB 2011) dan Ustadz Ransi Mardi Al-indragiri (Da’i muda yang merupakan mahasiswa aktif UII).

M. Taufiq selaku salah seorang panitia penyelenggara menyampaikan kegiatan ini berangkat dari keutamaan-keutamaan shalat subuh berjama’ah di Masjid, di mana shalat subuh merupakan salah satu shalat fardhu yang memiliki banyak faedah. Selain itu, keberadaan UII sebagai kampus keislaman dirasa perlu menanamkan sebuah habit, budaya islami kepada sivitas akademikanya untuk berbondong-bondong shalat berjamaah di masjid terkhusus shalat shubuh.

Rangkaian acara dikemas dengan sangat menarik. Dimulai dengan Talkshow yang bertemakan “Travel With Qur’an #1” bersama Muzammil Hasballah dan dimoderatori oleh Muhammad Hidayatul Mabrur, S.Pd.I yang dilaksanakan ba’da isya. Dilanjutkan Qiyamul lail dan sholat shubuh berjamaah yang diimami oleh Muzammil Hasballah, ST.

Selanjutnya berlangsung talkshow “Motivasi Pemuda Subuh” yang dibersamai oleh Ust Ransi Mardi Al Indragiri sebagai penutup rangkaian acara. Salah satu hal paling berkesan dari rangkaian acara adalah suasana haru saat pembacaan Qunut Nazilah untuk mendoakan kedamaian di Timur tengah di mana ketika itu sebagian jamaah menitikkan air mata.

“Sholat subuh itu pembawa rezeki, kita, umat islam akan maju apabila sholat subuh berjamaah di masjidnya ramai seperti sholat Jum’at”, papar Ust Ransi menyalurkan semangatnya. Dilanjutkan dengan salah satu pesan Muzammil,

“Bersemangat dengan Al Quran itu hidayah dari Allah, Surga itu untuk pemuda yang terpaut hatinya dengan masjid, memakmurkan masjid, melantunkan Al Quran, menghayati dan memahaminya dengan ikhlas karena Allah” membuat jamaah semakin terinspirasi untuk mencintai masjid dan Al Quran.

Ia juga mengajak agar para jamaah apapun profesinya tetep dekat dengan Al Quran dan hatinya terpaut dengan masjid. Masjid ramai dikunjungi oleh jamaah tidak hanya saat event tertentu saja. Selain itu, besar harapannya agar pihak universitas bisa mendukung penuh dan menindak lanjuti kegiatan ini. “Berawal dari masjid, untuk UII, untuk Yogyakarta, untuk Indonesia, untuk dunia. Pemuda bangkit!!”, pungkasnya.

Bank Syariah Mandiri Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa UII

Bank Syariah Mandiri Berikan Beasiswa Kepada Mahasiswa UII

Bank Syariah Mandiri (BSM) melalui program BSM Mengalirkan Berkah memberikan beasiswa pendidikan senilai Rp. 200.000.000 kepada mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang memiliki prestasi akademik tinggi di fakultas dan jurusannya masing-masing. Beasiswa tersebut diserahkan langsung secara simbolik kepada Wakil Rektor III UII Ir. Agus Taufiq, M.Si. pada Senin (3/4) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII.

Beasiswa tersebut sebagaimana disebutkan Sukma Dwi Priadi selaku Area Manager BSM Yogyakarta merupakan sebagai bentuk kepedulian BSM terhadap pendidikan, oleh karena itu ia berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa untuk terus fokus menimba ilmu dan meraih prestasi. “Saudara-saudara tetap fokus pada treck yang sudah benar ini, semoga beasiswa tersebut menjadi sesuatu yang berkah bagi mahasiswa.” Ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa hubungan antara UII sudah sangat dekat karena kerjasama sudah terjalin sejak lama. “Kami sangat senang dengan adanya kerjasama ini, sebenarnya hubungan UII dengan BSM sudah sangat dekat, kantor kami hampir 10 tahun nempel dengan badan wakaf UII. Bahkan lebih dari 70% pegawai kami di jogja adalah alumni UII. Kami merasa dekat dengan UII. Alhamdulillah pada kesempatan ini diperkuat sinergi kita dengan pemberian beasiswa kepada 50 Mahasiswa.” Ujar Heriyanto.

Ir. Agus menyambut baik bantuan dana beasiswa dari BSM tersebut dan berharap para mahasiswa yang memperoleh beasiswa dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang saat ini diraih. Ia juga menyampaikan bahwa para mahasiswa yang prestasinya justru menurun akan dievaluasi sehingga dapat diputuskan apakah ke depan beasiswa tersebut akan terus berlanjut atau tidak. (uii.ac.id)

UII Berangkatkan Mahasiswa dalam Simposium Pelajar Timur Tengah dan Afrika

UII Berangkatkan Mahasiswa dalam Simposium Pelajar Timur Tengah dan Afrika

Partisipasi aktif mahasiswa UII dalam forum akademik global semakin gencar dilakukan dalam beberapa waktu ini. Hal ini merupakan wujud kiprah positif mahasiswa UII untuk turut mengangkat prestis pendidikan nasional di kancah global. Salah satunya yakni dengan mengikuti kegiatan diskusi dan tukar gagasan bersama mahasiswa dari berbagai negara.

Sebagaimana tergambar lewat kegiatan pelepasan mahasiswa UII yang akan berpartisipasi dalam Simposium Pelajar Timur Tengah dan Afrika. Pelepasan berlangsung di Gedung Rektorat UII, Jum’at (31/3). Kegiatan yang diadakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Saudi Arabia itu sendiri akan dilangsungkan di Ballroom Hotel Movenpick, kota Madinah pada 3-4 April mendatang.

Wakil Rektor III UII, Ir. Agus Taufiq, M.Sc menyambut baik inisiatif mahasiswa UII yang berencana mengirimkan delegasi dalam kegiatan tersebut. “Tunjukkan di forum internasional bahwa UII kaya dengan mahasiswa bertalenta dan siap berkontribusi positif bagi bangsa”, ujarnya didampingi Direktur Pengembangan Bakat, Minat, dan Kesejahteraan Mahasiswa UII, Beny Suranto, S.T., M.Soft.Eng.

Ditambahkan Wakil Rektor III, kegiatan semacam ini dapat menjadi ajang untuk mengembangkan potensi mahasiswa dan memajukan forum kemahasiswaan yang ada di UII. Di samping itu ia juga berpesan agar ketika mereka pulang ke kampus, pengalaman positif yang didapat agar ditularkan kepada para mahasiswa UII lainnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan mahasiswa UII, Hamdan Arief Hanif menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam forum itu dilandasi semangat untuk bertukar wawasan, berdiskusi, dan berbagi ide dengan para mahasiswa dari berbagai negara yang hadir. “Kami terdiri dari 10 orang delegasi mahasiswa, di mana 3 orang akan mewakili UII untuk mempresentasikan gagasannya dalam forum diskusi panel”, terang mahasiswa Hukum Islam UII itu.

Forum memiliki empat diskusi panel yang membahas isu-isu penting yang sejalan dengan tema simposium. Adapun tema yang diangkat adalah “Revitalisasi Simpul Kebangsaan di Tengah Kemajemukan”.

Peserta yang hadir dalam forum tersebut diperkirakan mencapai 400 orang. Peserta terdiri dari para pelajar Indonesia yang sedang kuliah di kampus-kampus Timur Tengah, perwakilan mahasiswa Arab Saudi, dan delegasi yang diundang dari PPI di negara-negara sekitar.

sumber : uii.ac.id

Pelatihan Rencana Pembelajaran Semester Prodi Ilmu Ekonomi

Pelatihan Rencana Pembelajaran Semester Prodi Ilmu Ekonomi

Pelatihan RPS/Rencana Pembelajaran Semester pada hari Rabu, 22 Maret 2017 merupakan agenda yang diinisiasi oleh Sekretaris Prodi Ilmu Ekonomi untuk menyempurnakan RPS di Prodi Ilmu Ekonomi selain juga dibutuhkan saat akreditasi prodi. Acara ini mengundang pembicara dari Badan Pengembangan Akademik UII yakni bapak Agung Nugroho Adi ST.,MT yang sudah berkompeten dalam skema penulisan RPS tingkat universitas. Peserta yang diundang sebagian besar merupakan dosen muda dan beberapa dosen tim pembuatan kurikulum prodi Ilmu Ekonomi.

pelatihan rps

Pelatihan ini merupakan salah satu upaya prodi untuk menjaga komitmen dalam meningkatkan kualitas dalam administrasi pendidikan. Pelatihan yang didukung oleh pemateri yang berkompeten sangat membantu peserta dalam memahami pembuatan RPS yang lebih baik dan sesuai acuan dari Universitas. Pelatihan ini dihadiri oleh 14 dosen prodi Ilmu Ekonomi dan berlangsung lancar dari jam 09.00 hingga 12.30. Semoga dengan adanya pelatihan seperti ini, semakin membuat prodi Ilmu Ekonomi semakin baik lagi.

Economics Career Day 2017

Economics Career Day 2017

Acara rutin Prodi Ilmu Ekonomi untuk membekali calon wisudawan untuk menghadapi dunia kerja “Economics Career Day’ telah selesai dilaksanakan pada tanggal 17/02/2017 di Aula Utara FE UII. Acara ini diikuti oleh banyak peserta dan mereka sangat antusiat dengan materi yang diberikan saat acara berlangsung. Semoga kedepannya acara ini berjalan lebih baik lagi aamiin

 

Pelaksanaan AMI Sebagai Sarana Evaluasi

Pelaksanaan AMI Sebagai Sarana Evaluasi

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) secara resmi menutup pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) di lingkungan Rektorat UII Periode 2016, Kamis (19/1). Acara penutupan yang berlangsung di Gedung Prof. Dr. Sardjito ini, dihadiri oleh segenap auditor serta pimpinan Direktorat dan Badan.

Disampaikan Dr. Harsoyo, pelaksanaan AMI hendaknya dapat difahami bertujuan untuk mengetahui kekurangan dan bukan mencari kesalahan. Untuk mencapai target penilaian 90 persen tentunya merupkan hal yang tidak mudah, dan mungkin sulit tercapai. “Seperti contoh ketika penilaian tentang kedisiplinan,” tuturnya.

amiuii

Dr. Harsoyo menuturkan, melalui hasil AMI kita dapat mengetahui kekurangan kita, dan selanjutnya berusaha untuk dapat memperbaikinya. Lebih lanjut ia berpesan kepada para pimpinan UII yang hadir, kerja di UII pada dasarnya tidak hanya mencari kehidupan, tetapi tempat mencari amal kebaikan. Seperti yang telah dicontohkan oleh alm. Prof. Zaini Dahlan semasa mengabdi di UII.

Lebih lanjut Dr. Harsoyo menambahkan, dari hasil AMI yang masih banyak kelemahan ini  agar menjadi cambuk sehingga ke depan dapat ditingkatkan lebih baik lagi. ”Hari ini hendaknya lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Bila tidak demikian, kita menjadi orang yang merugi.” tuturnya.

sumber : uii.ac.id

Calvin College Apresiasi Harmoni Candi Kimpulan dan Kampus UII

Calvin College Apresiasi Harmoni Candi Kimpulan dan Kampus UII

Keberadaan Candi Kimpulan di kampus terpadu UII memang selalu menyajikan sisi unik. Bangunan candi yang identik dengan peribadatan agama Hindu ternyata mampu berdiri selaras di tengah kampus yang bernuansa Islami. Terlebih candi tersebut nampak begitu terawat dan tertata dengan baik bersama bangunan di sekelilingnya. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik bagi mahasiswa asing yang berkunjung ke UII. Sebagaimana tergambar dalam kunjungan mahasiswa asing dan staf pengajar dari Colven College, Amerika Serikat pada Kamis pagi (12/1). Kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai kegiatan untuk lebih memahami tentang keragaman budaya dan eksotisme alam di Indonesia.

Sekitar 20 mahasiswa Calvin College yang tiba di Gedung Perpustakaan Moh. Hatta UII disambut oleh Direktur Humas UII, Karina Utami Dewi, S.IP., MA. Turut hadir dalam kesempatan ini, Direktur DPKA UII, Hangga Fathana, S.IP., B.Int.St., MA. Rombongan selanjutnya diajak berkeliling dan melihat-lihat perpustakaan UII sebelum memasuki museum dan Candi Kimpulan.

Karina Utami Dewi memberi penjelasan kepada para tamu tentang ihwal penemuan candi yang merupakan ketidaksengajaan. Candi tersebut ditemukan di tengah pembangunan perpustakaan UII pada tahun 2009. Karena penemuan candi, desain bangunan perpustakaan akhirnya diubah sehingga dapat mengakomodasi keberadaan candi.

calvin-studentexchange

Daniel Haryono selaku pimpinan rombongan tamu menjelaskan Candi Kimpulan dan UII merupakan salah satu destinasi yang ditunggu-tunggu bagi mahasiswa Calvin College yang tengah berkunjung ke kota Yogya. Hal ini bukan tanpa alasan sebab destinasi ini memiliki makna khusus yang dapat memberi pelajaran bagi mahasiswa yang diajaknya.

Di hadapan para mahasiswa Calvin College, ia menerangkan bahwa toleransi dan keberagaman merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. “Seperti kita lihat kampus Islam seperti UII dapat menghargai, melestarikan, dan merawat keberadaan Candi Hindu. Ini merupakan salah satu nilai toleransi yang patut diapresiasi”, katanya. Ia berniat dapat mengajak para mahasiswanya secara berkala mengunjungi tempat tersebut.

Kunjungan ini sendiri bukan kali pertama bagi Calvin College. Di tahun sebelumnya, kampus asal kota Michigan, Amerika Serikat itu juga telah mengirimkan para mahasiswanya untuk berkunjung ke UII. Calvin College merupakan kampus yang berdiri pada tahun 1876 dan membawa semangat reformasi protestan. Saat ini, kampus tersebut menyediakan 100 bidang studi mulai dari teknik, sains, hingga seni dan pendidikan. Terdapat lebih dari 4.000 mahasiswa dari 55 negara yang menempuh studi di kampus itu.

sumber : uii.ac.id