Pemantapan Proses Bisnis dan Layanan, Menjadi Tema Pembahasan Rakorja FE UII

Pemantapan Proses Bisnis dan Layanan, Menjadi Tema Pembahasan Rakorja FE UII

Ditengah ketatnya kompetisi antara penyelenggara pendidikan tinggi, patut kita syukuri UII tetap memperoleh penilaian yang baik. Belum lama ini UII dinilai sebagai perguruan tinggi swasta dengan nilai QS Stars terbaik (tiga bintang) di Indonesia berdasarkan penilaian keseluruhan (overall rating) hingga Juni 2016 oleh lembaga pemeringkatan internasional Qucquarelli Symonds (QS) yang berbasis di London, Inggris.

Capaian yang terbaru juga tidak kalah membanggakan, dimana berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Kemenristekdikti Agustus 2016 lalu, berdasarkan kinerja penelitian, menempatkan UII menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Terbaik di Indonesia dan Urutan ke-16 secara keseluruhan baik PTS maupun Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Berkaitan dengan hal itu, pada Juli 2016 lalu Universitas Islam Indonesia (UII) telah melaksanakan Rapat Kordinasi Kerja (Rakorja) 2016, dimana menghasilkan poin-poin pembahasan diantaranya mengenai persiapan akreditasi dan peningkatan prestasi baik nasional maupun internasional. Pelaksanaan Rakorja tersebut dimaksudkan sebagai sarana bersama dalam mengkonkritkan langkah yang akan ditempuh satu tahun kedepan.

Selanjutnya hasil dari Rakorja akan menjadi bahan rujukan dalam rapat kerja di tingkat fakultas. Fakultas Ekonomi (FE) UII hari ini (04/09) menyelenggarakan Rakorja tingkat fakultas bertempat di Aula Utara Lantai 3 Gedung Prof. Ace Partadiredja UII. Tampak hadir mengikuti Rakorja tersebut Rektor UII Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., Dekan FE UII Dr. Drs. Dwi Praptono Agus Hardjito, M.Si., Wakil Dekan FE UII Suharto, S.E., M.Si., beberapa Kaprodi dan dosen di lingkungan FE UII.

Dalam sambutannya, Harsoyo menyampaikan bahwa para peserta Rakorja sekalian diharapkan dapat melihat hasil Rakorja pusat yang sudah disusun, dan dapat menjadikannya sebagai bahan refleksi serta media pembahasan rencana pengembangan program ke depan.

Sementara itu Agus Hardjito memaparkan bahwa selama ini FE UII telah berhasil mengembangkan program-porgram seperti kawasan bebas rokok di suluruh gedung, penerapan presensi finger print untuk mahasiswa, dan program-program lainnya yang mendunkung peningkatan kualitas UII. Harapannya kedepan program program tersebut dapat terus ditingkatkan, sehingga dapat memberikan manfaaat banyak bagi FE UII khususnya dan UII serta masyarakat pada umumnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *